Monday, February 22, 2010
.::PENGEMIS CINTA ILAHI::.
Saturday, February 6, 2010
KEMBARA RINDU...
Sudah terlau lama menyepi...terasa rindu untuk kembali menjenguk blog yg sudah usang ditelan masa dan waktu...
Dalam hidup ini terlalu banyak yang telah aku pelajari...susah dan senang..sedih dan gembira..pahit manis silih berganti...namun inilah asam garam dan hakikat kehidupan yang perlu kita tempuhi dan setiap manusia pasti merasainya...
Kita boleh menipu orang lain...namun tidak pada diri sendiri dan Allah Taala...kerana hanya Allah dan kita sahaja yang tahu apa niat kita yang sebenarnya apabila kita lakukan sesuatu..baik atau buruk itulah pilihan kita...sudah pasti setiap manusia menginginkan kehidupan yang sentiasa bahagia..namun kadang-kala kita lupa bahawa sesuatu yang berharga amat sukar untuk dimiliki...kerana ianya memerlukan pengorbanan yang kental, kesabaran yang tinggi serta tidak pernah berhenti untuk berputus asa..
Setiap insan pasti melakukan kesilapan samada secara sedar mahupun tidak..mahu atau tidak itulah fitrah yang perlu kita terima..dalam pada itu, kita juga memerlukan teguran dan menerima teguran..disitulah pentingnya toleransi dan bersangka baik (husnul-dzon) diantara kita demi membetulkan kesilapan-kesilapan kita..Maafkan aku sahabat andai aku pernah menghiris hatimu..andai aku pernah melukakan persaanmu..terima kasih sahabat kerana sudi menegurku selama ini..jasa kalian terlalu besar..hanya Allah yang mampu membalasnya..
Ya Allahu Ya Rabbi..Subhanallah, Alhamdulillah, Allahuakbar..begitu hebat hidayahMu..mampu mengubah yang buruk kepada baik, jahil kepada berilmu, lemah kepada kuat, hina kepada mulia...itulah pemberian dan hadiah Allah yang paling berharga buat hamba-Nya..kata orang,"yang kedua tidak sehebat yang pertama"...begitu jua dengan hidayah Allah..moga hidayah yang kita perolehi tidak kita lengah-lengahkan dan tidak kita sia-siakan begitu..terlalu mahal harhanya..kerana itulah penentu pengakhiran hidup kita..husnul khatimah atau su'ul khatimah...semoga kita sentiasa bersyukur dan berterima kasih pada-Nya pada setiap saat, setiap waktu, insyaAllah.
Sebagai muhasabah bersama untuk kita merenung kembali disepanjang usia kita, berapa kerap amalan yang telah kita lakukan? Adakah kita istiqamah dengan amalan tersebut? Berapa kerap penyesalan dan taubat kita terhadap dosa-dosa yang telah kita lakukan selama ini? Adalah ibadah yang kita kerjakan selama ini diterima oleh Allah? Adakah cukup hanya sekadar tawakal? Dimana usaha kita? Dimana doa pengharapan kita? Renung-renungkan..fikir-fikirkan..tepuk dada tanyalah iman..Allah itu Maha Pemurah, Maha Pengampun dan Maha Menerima taubat..Sesunnguhnya pintu taubat sentiasa terbuka untuk kita.."Barangsiapa yang mengerjakan dosa di siang hari maka bertaubatlah di malam harinya dan barangsiapa yang mengerjakan dosa di malam hari maka bertaubatlah di siang harinya...".-Hadith Rasulullah s.a.w..
Wallahua'lam..
Tuesday, October 6, 2009
MENGUKUR SEBUAH CINTA
"Tuhanku, jika nanti aku berjumpa dgn musuhku, berilah aku musuh yg sgt perkasa. Aku berusaha membunuh dia dan dia pun berusaha membunuhku. Engkau berikan kemenangan kpdku sehingga aku berhasil membunuhnya dan kemudian mengambil miliknya (sebagai rampasan perang)."
Kisah ini tlh melukiskan sebuah cara utk mengukur cinta kita pd Allah. Sementara ramai yg berdoa agar mendapat ini dan itu, seorang pencinta sejati akan berdoa agar dpt bertemu dgn Kekasihnya sambil membawa sesuatu yg bisa dibanggakan.
"Ku hiasi hidupku dgn dosa dan nista, tak henti-hentinya ku cintai indah dan gemerlapnya dunia hingga aku dipanggil menghadapMu." Allah dgn murka akan menjawab, "Kamu benar!"
Wallahu a'lam...
Sunday, June 28, 2009
Ada Sangkaan Baik...Ada Sangkaan Buruk...
Friday, June 19, 2009
SATU PENGHARGAAN BUAT WANITA
Seorang anak laki-laki kecil bertanya kepada ibunya.
"Mengapa engkau menangis?" "Kerana aku seorang wanita." Kata sang ibu kepadanya . "Aku tidak mengerti." Kata anak itu. Ibunya hanya memeluknya dan berkata, "Dan kau tak akan pernah mengerti." Kemudian anak laki-laki itu bertanya kepada ayahnya. "Mengapa ibu suka menangis tanpa alasan?" "Semua wanita menangis tanpa alasan." Hanya itu yang dapat dikatakan oleh ayahnya. Anak laki-laki kecil itu pun lalu menjadi seorang laki-laki dewasa, tetap ingin tahu mengapa wanita menangis.
Akhirnya ia menghubungi Tuhan, dan ia bertanya, "Tuhan, mengapa wanita begitu mudah menangis?"
Allah berfirman:
"Ketika Aku menciptakan seorang wanita, ia diharuskan untuk menjadi seorang yang istimewa. Aku membuat bahunya cukup kuat untuk menopang dunia, namun harus cukup lembut untuk memberikan kenyamanan." "Aku memberikannya kekuatan dari dalam untuk mampu melahirkan anak dan menerima penolakan yang seringkali datang dari anak-anaknya." "Aku memberinya kekerasan untuk membuatnya tetap tegar ketika orang-orang lain menyerah, dan mengasuh keluarganya dengan penderitaan dan kelelahan tanpa mengeluh." "Aku memberinya kepekaan untuk mencintai anak-anaknya dalam setiap keadaan, bahkan ketika anaknya bersikap sangat menyakiti hatinya." "Aku memberinya kekuatan untuk mendukung suaminya dalam kegagalannya dan melengkapi dengan tulang rusuk suaminya untuk melindungi hatinya." "Aku memberinya kebijaksanaan untuk mengetahui bahwa seorang suami yang baik takkan pernah menyakiti isterinya, tetapi kadang menguji kekuatannya dan ketetapan hatinya untuk berada disisi suaminya tanpa ragu." "Dan akhirnya, Aku memberinya air mata untuk dititiskan. Ini adalah khusus miliknya untuk digunakan bilapun ia perlukan."
"Kecantikan seorang wanita bukanlah dari pakaian yang dikenakannya, susuk yang ia tampilkan, atau bagaimana ia menyisir rambutnya." "Kecantikan seorang wanita harus dilihat dari matanya, kerana itulah pintu hatinya – tempat dimana cinta itu ada.
"Setiap Wanita itu Cantik.
Sunday, June 7, 2009
BERTEMU CINTA YANG AGUNG

Bertemu cinta teragung
Di dalam sujudku asyik menyanjung
Umpama pengembara di malam gelita
Kandil cintaNya menerangi jiwa
Sekian lama terbiar
Dalam belantara hidup nan liar
Di bukit ku tersepit di lembah terhina
Hidup yang perit mengajarku mencari cinta
Oh! Kusangka teguh
Kiranya masih rapuh
Kusangka mudah namun amat payah
Kusedar semua pasti ada akhirnya
Moga akhirku diselimut cinta
Cinta agung-Nya
madah hanya pada-Mu Ya RABBI...
Saturday, June 6, 2009
Ya Allah! Kami Rindukan Politik Di Bawah Naungan Wahyu-Mu..

Friday, June 5, 2009
Warnai Perjuangan Dengan Baiah Islami...

العلماء ورثة الأنبياء
Inilah perjuangan yang kita warisi . Perjuangan untuk mendaulatkan Islam dan syariatnya .
Perjuangan untuk menyebarkan Islam dan menyeru manusia agar kembali kepada cara hidup yang diredhai oleh Allah swt .
Perjuangan membasmi segala maksiat dan mungkar yang mengheret ummat ke dalam kancah jenayah , gejala sosial dan krisis nilai yang membinasakan tamadun kemanusiaan . Perjuangan ini juga adalah untuk memartabatkan nilai - nilai murni sehingga membentuk sebuah negara yang aman , sejahtera , maju , membangun dan mendapat keampunan daripada Allah swt .
Justeru itu , intima' [ penglibatan ] kita dengan perjuangan ini tidaklah untuk memburu kepentingan peribadi dan tidak sekadar untuk berpolitik mencari kuasa dan pengaruh .
Memahami dan menginsafi betul duduk perkara ini bahawa perjuangan kita adalah perjuangan Islam dan jamaah ini adalah gerakan untuk memobilisasi ummah agar bangkit berjuang , maka marilah kita membina biah [ suasana ] islami dalam perjuangan yang kita dokong ini .
Suasana Islam yang saya maksudkan ialah satu keadaan persekitaran jamaah yang membawa kita merasai pengabdian diri kepada Allah swt . dalam setiap detik kita bersama jamaah .
Kita tidak mahu suasana Islam itu hanya wujud sewaktu kita berusrah , bertamrin , berkuliah dan seumpamanya . Sementara keadaan dan waktu yang lain , tidak jelas suasana Islam yang kita perjuangkan , sebaliknya sarat dengan fitnah , umpat mengumpat , kutuk mengutuk , salah sangka , kebencian dan 1001 keadaan yang menambah dosa dan menumbuhkan noda
Bagaimana kita berjuang , semakin lama dan semakin kuat kita berjuang semakin banyak dan semakin bertambah dosa kita . Sedang kita berjuang malah melibatkan diri dengan jamaah islam ini adalah untuk kita menghampirkan diri [ taqarrub ] kepada Allah swt .
Ingatlah , kita berjuang bukan untuk berpolitik . Kita berjuang bukan untuk berkuasa . Kita berjuang bukan untuk mencari pengaruh . Sebaliknya kita berjuang untuk mendaulatkan Islam sementara politik , kuasa dan pengaruh hanya alat untuk mencapai matlamat yang kita perjuangkan itu .
Warnailah perjuangan ini dengan warna - warna Islam yang tentunya indah melalui akhlak , fikrah dan aqidah perjuangan yang berasaskan manhaj an Nabawi
Beberapa elemen amal Islami kian terhakis dan terpinggir . Barangkali ianya menjadi mangsa arus deras perubahan modern atau modernisasi yang melanda parti . Tidaklah salah memodernkan parti malah ianya sangat perlu demi mendepani cabaran semasa yang semakin meningkat , namun tidaklah wajar mengikis elemen amal Islami yang menjadi trade mark PAS sebagai sebuah Gerakan Islam sejak dulu .
Banyak contoh yang boleh kita ambil . Contoh yang dimaksudkan ialah Tamrin . Tamrin adalah satu mekanisme untuk membina dan mengkaderkan fikrah , syakhsiyah dan aqidah anggota parti .
Biasanya kita keluar dari kawasan perumahan kita untuk bermalam di markas atau mana - mana kawasan yang agak berasingan untuk memberi fokus kepada semua agenda dan aktiviti pembinaan dan ianya dipimpin oleh pimpinan PAS dari pelbagai peringkat yang diundang sebagai murabbi .
2 atau 3 malam berkampung dalam markas atau berkhemah di mana - mana adalah perkara biasa dalam tamrin malah ada yang mengambil masa yang lebih lama . Siapa yang pernah melaluinya , makin lama berkampung dalam satu - satu tamrin , makin mantap dan erat hubungan ukhuwwah dan kefahaman Islam antara kita .
Malang hari ini , tamrin semakin hilang . Tidak banyak kawasan atau cawangan yang melaksanakannya lagi . Malah , sebaik berbincang pasal tamrin pasti ada yang mencadang agar masa dipendekkan kepada satu hari tanpa bermalam kerana bimbang tiada penyertaan . Secara umumnya dengan pelbagai alasan kini tamrin tidak lagi popular dalam parti kecuali hanya beberapa kawasan yang masih mengekalkan tradisi ini .
Tamrin bukanlah satu nama yang mesti dikekalkan , tetapi sistem pembinaan serupa itu dengan pelbagai adjustment untuk menyesuaikan dengan keadaan adalah suatu yang masih diperlukan .
Tanpa pembinaan fikrah , syaksiyah dan aqidah yang mantap maka lahirlah ahli atau anggota yang gagal memahami konsep wala' , as samu'u wa taah , ukhuwwah fillah dan sebagainya . Implikasinya kedudukan parti sering bergoncang , kepimpinan sering teruji dengan karenah ahli , rahsia parti selalu sahaja terdedah dan krisis senentiasa tercetus dikalangan ahli dan pimpinan .
Marilah kita berjuang dengan segala keikhlasan dan ketaqwaan kita kepada Allah swt. Katakankan TIDAK kepada pergeseran dan pertelingkahan . Tamatkan segala krisis dengan lapang dada serta memaafkan sesama kita . Utamakan agenda perjuangan dengan memacunya tanpa banyak menoleh ke belakang , mengenang perselisihan silam sedang kita berdepan dengan cabaran mendatang yang memerlukan komitmen tinggi dari kita semua .
Semua kita berperanan dan diperlukan oleh parti asal sahaja kita masih dalam lingkaran peribadi , fikrah dan aqidah tulen bersama perjuangan ini . Tiada siapa yang perlu dicantas dan dicurigai andai membawa niat yang ikhlas dan memperjuangkan matlamat parti (tegakkan Islam bukan pengaruh peribadi) tanpa prejudis.













